Kesehatan itu mempunyai ruang lingkup yang luas, ada saja
pembahasan menarik dalam dunia kesehatan. Salah satunya adalah gangguan jiwa,
yang sebenarnya agak kurang biasa untuk dibahas. Untuk orang awam, gangguan
kejiwaan hanya identik dengan yang
namanya gila. Padahal kalau ingin lebih lanjut, gangguan kejiwaan itu banyak.
Seperti yang akan saya jelaskan disini.
Gangguan kejiwaan itu menyerang psikis, jadi belum tentu
orang yang sehat secara jasmani kejiwaannya juga sehat. Terkadang malah
sebaliknya, karena akhir-akhir ini banyak ditemukan pasien dalam kondisi
semacam itu. Mungkin kurangnya sosialisasi tentang permasalahan ini dan
kurangnya peka kita sebagai masyarakat dalam menangkapnya. Salah satu gangguan
kejiwaan yang sering terjadi adalah bipolar. Pada penderita bipolar biasanya
mengalami gangguan pada perubahan mood yang tidak terduga. Jadi kalau kita
tidak peka maka kejadian semacam itu hanya kita anggap biasa saja.
Bipolar lebih cenderung menyerang kaum remaja yang
tingkat stresnya masih labil, terutama adalah remaja wanita. Sebenarnya banyak
penyebab bipolar, diantaranya adalah faktor keturunan dan keseimbangan hormon.
·
Keturunan
Adanya pepatah yang mengatakan
bahwa buah jatuh tak jauh dari pohonnya itu berlaku untuk kasus ini. Ketika
dalam sebuah keluarga dijumpai penderita bipolar maka sifat genetiknya akan
menurun pada keluarganya sekalipun tidak menurun secara langsung, tapi kadang
terjadi secara silang. Dan sebagai pihak yang hubungan kekerabatanya sangatlah
dekat diharapkan untuk lebih peka dalam menanggani bipolar ini. Tidak
menganggap masalah ini biasa saja.karena sebenarnya bipolar adalah masalah yang
serius. Sebab banyak ditemukan percobaan bunuh diri yang tidak hanya dilakukan
sekali.
·
Keseimbangan hormon
Bicara soal hormon, sebenarnya
banyak penjelasannya. Karena banyak hal yang mempengaruhi keseimbangan hormon
sendiri. Seperti pola hidup kita misalnya, jika kita hidup dalam kota
besar,pergaulan yang kurang sehat juga bisa jadi alasan. Konsumsi alkohol
ataupun obat-obatan punya peran yang sangat penting. Tingkat stres yang mungkin terjadi dilingkungan kadang akan
mempengaruhi laju keseimbangan hormon. Terutama cairan kimia yang bekerja di
otak , jika berlebihan maka kondisi pasien akan sangat agresif dan menjadi
bersemangat. Namun jika menurun maka yang terjadi adalah kondisi yang
sebaliknya.
Gangguan kejiwaan bipolar biasanya ditandai dengan sikap
terlalu percaya diri yang berlebihan. Ketidak bisaan mengkontol emosi jadi
alasan utama. Sampai detik ini belum ada pasien bipolar yang berhasil disembuhkan.
Yang ada hanyalah menenangkan untuk sementara. Kesembuhan bipolar tidaklah
secepat seperti kesembuhan penyakit yang menyerang fisik. Bahkan bisa sangat
lama, semua tergantung dari diri sendiri. Dalam artian, penderita ada keinginan
untuk berubah dan sembuh. Dan harus benar-benar totalitas. Harus mengkoreksi
kondisi diri sendiri jangan sepenuhnya tergantung dengan dokter psikiatri,
karena pada dasarnya dokter hanya membantu bukan menyembuhkan. Diri kita
sendirilah yang bisa menyembuhkanya. Percaya dan selalu optimis bahwa kita bisa
bebas. Penderita bipolar sebenarnya adalah individu yang cerdas dan kritis.
Akan menjadi sia-sia jika masalah ini menjadi kendala dalam kehidupannya. Jadi
dari semua pihak harus memberi kontribusi yang besar dalam mendukung
kesembuhannya terutama keluarga dan teman terdekat yang tidak boleh menjauhi
karena bipolar ini.
Seperti mengkutip kata salah satu dokter psikiatri, bahwa
tidak ada obat pasti untuk penderita ini yang ada hanyalah penenang. Dan
tidaklah mungkin kita mengantungkan hidup dengan obat. Untuk pengobatan secara
alami, belum ada yang pasti. Tapi kalau menurut saya, membiasakan hidup sehat
dan tenang mungkin bisa membantu. Melatih diri untuk selalu sabar, jangan
memendam masalah secara pribadi, terbukalah dengan keluarga, dan akan menjadi
poin plus jika kita mendekatkan diri dengan pencipta. Lebih banyak mengisi
kegiatan yang positif,jangan sering menyendiri. Gunakan waktu semaksimal
mungkin agar mood yang negatif tidak pernah singgah dalam pikiran kita. Semangat
terus bahwa kalian bisa, tunjukkan kalian para penderita bipolar bukanlah yang
patut untuk dikucilkan tapi untuk dimotivasi agar terbebas. Sekian dan terima
kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar